Bukan Hanya Berjaya di Bandung

BANDUNG – Muhammad Aldi Fadillah belum pernah terpilih jadi man of the match di Liga Topskor U-13 Zona Bandung. Tapi pemain SSB UNI Bandung ini tidak kecewa. Ia pun tidak terlalu perduli dengan gelar individu. Yang ada di benaknya, bagaimana berkontribusi positif untuk timnya. Sekaligus mengantarkan timnya menjadi yang terbaik di Zona Bandung. “Harus juara dong. Malu kalau modal tampil doing, tapi enggak bisa merebut gelar juara. Apalagi UNI kan klub besar di Bandung dan Indonesia. Sudah lahir sejak zaman Belanda pada 1903,” kata Aldi. Pemain belakang UNI itu yakin harapannya bukan impian kosong. UNI datang dan bertanding dibarengi modal latihan yang baik. Sangat memadai untuk meraih predikat yang terbaik. Untuk kemudian merenda asa bersaing dengan tim Zona Jakarta dan Riau dalam putaran nasional. “Kalau berprestasi enggak boleh tanggung-tanggung. Harus yang tinggi sekalian. Kan kerjanya sama. Capeknya juga sama. Ngapain kita bidik hasil di Zona Bandung saja. Juara nasional sekalian dong,” ucap Aldi. Pemain SSB Saint Prima Tantan Adirma juga mengakui semua pemain pasti ingin berprestasi bagus di kompetisi yang diikutinya. “Kami akan berjuang maksimal dan tampil setiap pekan. Seperti SSB lainya, Saint Prina juga ingin jadi juara Liga TopSkor,” kata Tantan. Hasrat meluap pemain untuk membawa timnya ke podium juara, membuktikan mereka sangat serius dan mengapresiasi gelaran Liga TopSkor. Mereka terpanggil untuk merebut prestasi tertinggi, meski di tataran manajemen tim, target juara tidak pernah ditonjolkan. Pembina hanya ingin proses pembelajaran bisa didapat pemain dalam medan laga. “Tugas kami hanya menjaga hati dan semangat pemain saja. Berharap tidak over confident kalau meraih kemenangan. Atau, menghindari ketegangan pemain yang terbebani nama besar timnya. Jadi obsesi prestasi mereka tersalurkan dengan baik,” kata Agus Supriatna, pelatih UNI Bandung kepada TopSkor. Ekspos media yang intensif di Liga TopSkor juga membuat impian mereka menggunung. Pemain melihat ini peluang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan harapan skill-nya bisa terlihat oleh tim pencari bakat. “Pasti mereka ingin mengikuti jejak dan tingkah para pemain idolanya. Bahkan impiannya bisa sukses seperti idolanya itu. Buat kami ini positif. Menjadi suplemen tambahan di laga wajibnya di Liga TopSkor. Mereka, tanpa diminta, sudah punya tekad jadi yang terbaik,” kata Fikri M Riyat, asisten pelatih Bina Sentra. Liga TopSkor memang memberi banyak pembelajaran untuk mengasah dan mematangkan teknik dasar. Sekaligus mempertebal mental pemain untuk lebih tangguh dan tidak gampang loyo, ketika harapannya bertepuk sebelah tangan.* DANI WIHARA Jadwal Pertandingan Lapangan Football Plus, Bandung Sabtu, 19 November 2016 08.00 Saswco vs Sultan Muda 09.00 UNI vs Young Guns 10.00 Saint Prima vs Bina Sentra 11.00 NIAS vs Football Plus 12.00 vs Barsil BERITA TERKAIT Sore Nanti, Turnamen Sepak Bola Wanita Bengawan Cup II Dibuka Menpora di Solo 125 0 PSCS Pertahankan Pelatih Gatot Barnowo Untuk Musim 2017 157 0 Pemain Persib Ini Akan Diumumkan Djanur Enam Hari Lagi 396 0 PSS Sleman Dapat Sponsorship Aparel Musim 2017 dan Royalti Merchandise 402 0 Tanpa M Nur Iskandar, Ini Daftar Sementara Skuat Semen Padang FC 279 0

Sumber: TopSkor ID