The Jakmania Masih Harapkan Bambang Pamungkas di Persija

, Jakarta – Fans klub sepak bola Persija Jakarta, The Jakmania, masih berharap Bambang Pamungkas dipertahankan di klub berjulukan Macan Kemayoran itu. Mereka berharap segera ada kejelasan dari manajemen terkait nasib Bambang. “Kami berharap ada penyelesaian. (Kedua belah pihak) Duduk bicara bersama dan diselesaikan dalam suasana kekeluargaan,” kata Ketua The Jakmania, Larico Ranggamone, saat dihubungi Tempo, Ahad, 20 Januari 2013. Larico mengatakan, sekalipun berharap Bambang Pamungkas masih dipertahankan di Persija, ia menghormati kebijakan tim. Larico menanggapi pencoretan nama Bambang dari skuad Persija untuk Liga Super Indonesia 2013. Pada batas terakhir pendaftaran tim ke PT Liga Indonesia Sabtu pekan lalu, Persija tidak mencantumkan nama Bambang. Beberapa waktu lampau, Ketua Umum Persija Ferry Paulus mengatakan sulit mengontrak Bambang karena tim sedang kesulitan keuangan. Pemain yang identik dengan nomor punggung 20 itu juga tak menghadiri latihan lantaran gajinya musim lalu belum dibayar. Kondisi sulit Persija ini membuat The jakmania tidak tinggal diam. Pekan lalu, kata Larico, mereka mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Komisi E (Kepemudaan dan Keolahragaan). Menurut Larico, pertemuan pada 14 Januari itu menghasilkan kesepakatan DPRD akan menindaklanjuti empat butir tuntutan Jak Mania. Empat butir tuntutan itu, pertama, meminta Pemerintah Daerah DKI Jakarta menyediakan lapangan latihan untuk Persija. Kedua, menyediakan mess untuk pemain Persija. Ketiga, menyediakan sekretariat yang layak. Keempat, meminta Pemda melobi PT Kereta Api Indonesia untuk membantu transportasi Jakmania dengan kereta api. Sejak Desember tahun lalu, tutur Larico, Persija tidak punya lapangan latihan lantaran lapangan tempat pemain Persija biasa berlatih di Ragunan, Jakarta Timur, digusur. Demikian pula mess mereka. Larico dan kawan-kawan meminta agar mes baru yang akan disediakan nanti tidak jauh dari lapangan latihan. Baik manajemen Persija maupun Bambang tak kunjung bisa dimintai konfirmasi sejak kemarin. Pesan pendek maupun panggilan telepon Tempo tak dijawab. Bambang merupakan pemain yang masuk dalam daftar 10 besar pemain terbaik Asia yang dibuat kolumnis , John Duerden, Desember lalu. Bambang dipilih karena aktif menjadi juru bicara untuk pesepak bola di Indonesia yang tersandung masalah dalam sepak bola Indonesia, termasuk dalam hal gaji yang tertunggak. GADI MAKITAN

Sumber: Tempo.co