Pemprov Serius Antisipasi Kemacetan Masa Datang dengan Proyek Monorel

RIMANEWS – Saat proyek monorel Jakarta mandek dan terbengkalai, Pemprov Jabar serius menggarap pembangunan Monorel dan mengsukseskan konsep Megapolitan Bandung Raya. Proyek besar ini ditargetkan bisa beroperasi 2016. Dinas Perhubungan Jabar dipercaya memimpin proyek bernilai Rp. 5 triliun ini. Pemprov punya 5 pekerjaan rumah. Pertama, proyek High Speed Railway (HSR) Jakarta-Cirebon-Surabaya. Kedua, Backbone Barat Timur (Cicalengka-Padalarang). Ketiga, reaktivasi jalur KA Rancaekek-Tanjungsari. Keempat, Shortcut Tanjungrasa-Cibungur. Dan terakhir adalah monorel. Monorel menjadi fokus karena dua tahun ke depan harus sudah beroperasi. Monorel menjadi moda transportasi massal andalan masa depan. Berdasarkan data pertumbuhan penduduk Bandung yang sangat tinggi sekitar 5,8 juta orang pada 2010. Pada 2025, pertumbuhan diperkirakan mencapai 12,8 juta orang. Kondisi ini akan membuat pergerakan orang akan semakin lambat karena pertumbuhan kendaraan 12% atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan jalan yang hanya 1,7%. Baca Juga Raksasa Internet Jepang Investasi Rp 664 Triliun di Amerika Pemerintah Tetapkan Patokan Harga Ayam Serbuan Produk Asing, Kinerja Industri Tekstil Terus Menurun Sementara itu, angkutan umum tetap mendominasi meski okupansinya hanya 30%. Ini menjadi indikator masyarakat enggan menggunakan angkutan umum. Padahal, indikator negara maju jumlah penumpang angkutan masal. Melalui Monorel, pemerintah ingin menghadirkan layanan yang cepat, aman dan nyaman sehingga seluruh lapisan masyarakat mau menggunakan public transport. (chus) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Ekonomi , Jabar , macet , Monorel , Proyek , Ekonomi , Jabar , macet , Monorel , Proyek , Ekonomi , Jabar , macet , Monorel , Proyek

Sumber: RimaNews