Papua Tempati Urutan Teratas Calon Tuan Rumah PON 2020

RIMANEWS – Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menilai pelaksanaan PON XX 2020 sebaiknya digelar di Indonesia timur, sehingga Solo akan memberikan dukungan penuh. Menurut Rudyatmo, Provinsi Papua pada Selasa (11/3), berhasil meraih 66 suara dan menjadi calon kuat tuan rumah PON XX/2020, disusul Nangroe Aceh Darussalam dan Bali yang sama-sama memperoleh 46 suara. Provinsi Papua untuk menjadi tuan rumah PON 2020 makin terang benderang setelah berhasil lolos 3 besar calon tuan rumah PON 2020 dalam rapat anggota KONI yang digelar di Jakarta Convention Center, Selasa (11/3/2014), sebagaimana dilansir Papua Pos. Baca Juga Boaz Solossa Jadi Perhatian Khusus Bek Vietnam Jokowi Gelar Nonton Bareng Timnas di Bali Vietnam Pakai Jersey Merah, Indonesia Putih Hebatnya, dari 3 besar calon tuan rumah PON 2020 itu, Provinsi Papua berada di peringkat pertama dengan meraih 66 suara. Diikuti Provinsi Bali dan Aceh yang masing-masing mendapatkan 46 suara. Provinsi Papua, Aceh dan Bali mengalahkan tiga calon tuan rumah PON 2020 lainnya, yakni Jawa Tengah yang mendapatkan 28 suara, Sumatera Utara 27 suara, Sulawesi Selatan 23 suara. Setelah proses pemilihan calon tuan rumah PON 2020 selesai. Tahap berikutnya adalah KONI Pusat akan mengajukan ke-tiga calon tuan rumah ke pemerintah. Selanjutnya pemenang tuan rumah PON 2020 akan diputuskan pemerintah. Ketua KONI Pusat, Tono Suratman mengatakan keberhasilan ketiga provinsi masing-masing Papua, Aceh dan Bali lolos 3 besar adalah sebuah sejarah sebab ini pertama kali ketiganya bisa masuk dalam 3 besar calon tuan rumah PON 2020. Ketua Harian KONI Papua, Klemen Tinal SE.MM mengaku berterima kasih kepada seluruh KONI Provinsi dan Cabang Olah Raga yang sudah memberikan kepercayaan dengan memilih Papua hingga berada di peringkat pertama. “Kepercayaan yang diberikan harus dibuktikan oleh Pengurus KONI Papua,” ucap Klemen. Untuk itu,Klemen meminta seluruh anggota untuk bersatu agar satu tahapan terakhir yang putusan dari pemerintah siapa yang menjadi tuan rumah bakal tercapai. Sementara Ketua Tim Pemenangan Papua Tuan Rumah PON 2020 Yusuf Yambeyabdi, ST.MMT mengakui 5 provinsi yang memaparkan mereka sebagai tuan rumah PON 2020 memiliki visual yang luar biasa. “Mereka mencoba memanipulasi pemikiran pemilk suara lewat visual luar biasa yang ditampilkan, namun saya bereterima kasih dengan kecerdasan dengan KONI Provinsi dan Cabang Olah Raga (pemilik suara) sehingga tetap memilih Papua yang tampil dengan keserderhanaan baik dari sisi Papua dalam konteks pengembangan olah raga, pariwisata, dan NKRI,” ucap Yusuf kepada Papua Pos, Selasa (11/3/2014). Yusuf menjelaskan, pihaknya bisa menyakinkan pemilik suara yakni KONI Provinsi dengan Cabang Olah Raga lewat verifikasi faktual yang sudah kesiapan venue-venue yang mencapai 65 persen dibanding provinsi-provinsi lain. “Info ini yang kita sampaikan ke cabang olah raga, yang walau dengan waktu terbatas, tapi puji Tuhan, mereka bisa mengetahui kondisi Papua sehingga menjadi posisi tawar untuk menjatuhkan pilihan pada Papua,” katanya. Yusuf yang juga Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua ini mengatakan proses untuk hingga bisa terpilih dalam 3 besar sebagai sudah melalui proses yang panjang mulai dari lauching Papua sebagai tuan rumah PON 2020 di Bundaran Hotel Indonesia, melakukan sosialisasi launching dengan mencari dukungan kepada KONI daerah lain. Yusuf berharap masyarakat Papua tetap memberikan dukungan sehinga proses Papua nantinya bisa dipercayakan sebagai tuan rumah PON 2020 resmi ditetapkan tahun depan.(Juft/Rim/Papos) Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Tuan Rumah , KONI , Olahraga , PON 2020 , Tuan Rumah , KONI , Olahraga , PON 2020 , Tuan Rumah , KONI , Olahraga , PON 2020

Sumber: RimaNews