Sepakbola Wanita Bikin Petisi, Ini Respon PSSI

Mereka meminta kepada federasi sepakbola Indonesia itu untuk lebih memperhatikan persepakbolaan perempuan di tanah air yang kini mulai menggeliat lagi.
Petisi tersebut memuat tiga poin penting, yaitu digelarnya kompetisi sepakbola wanita pada 2017, tidak adanya diskriminasi dalam sepakbola wanita, dan ada kesinambungan pembinaan sepakbola wanita menuju jenjang yang lebih profesional profesional.
Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Papat Yunisal, pun menyambut baik petisi tersebut. Ini tiga poin yang luar biasa. Dengan petisi ini menandakan akan rasa inginnya para pesepakbola wanita untuk semakin profesional, ujarnya.
Jadi saya sebagai satu-satunya anggota PSSI wanita akan membawa masalah ini dalam Kongres PSSI nanti, tambah Papat Yunisal.
Bengawan Cup 2016 sendiri baru saja usai dan dimenangkan oleh tim asal Yogyakarta, PSW Mataram. Puas sekali karena semuanya terpola dengan baik. Semua pemain juga bersemangat sekali turun di turnamen ini, tutur Esti Puji Lestari, Ketua Yayasan Citra Raga Selaras selaku penyelenggara.
Tahun depan akan kami dorong untuk meningkatkan jumlah pesertanya. Saya ingin menjadi eksklusif bagi pemain. Karena mereka yang menginisiasi. Saya hanya sebagai sponsor dan juga ikut membawa nama mereka, tambahnya.
Sangat setuju liga wanita. Di daerah kami tidak henti-hentinya membina anak-anak meski belum ada jalannya. Jadi, hasil jerih payah anak-anak bisa tersalurkan, timpal pelatih PSW Mataram, Sri Hastuti.

montgomerycounty-maid-cleaning-service.com daftar poker online Sumber: Sidomi