Ranieri: Leicester Tidak Inginkan Gelar Juara Liga Inggris!

Baginya, target timnya setelah dinyatakan lepas dari ancaman degradasi lalu adalah untuk meraih tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Lantas, apakah Ranieri serius dengan pernyataan tersebut?
Leicester saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin dari Tottenham Hotspur di peringkat kedua. Tersisa tujuh pertandingan lagi di musim ini dan dengan fakta tersebut, Leicester jelas menjadi salah satu unggulan juara. Namun sayangnya, hal itu tidak sejalan dengan pemikiran manajer asal Italia tersebut.
Agaknya Ranieri paham bahwa tim asuhannya masih akan bertandang ke Manchester United dan Chelsea di tiga pekan terakhir nanti. Selain itu mereka juga masih harus berhadapan dengan Southampton dan West Ham United yang juga berburu tiket ke Eropa selain pula melawan Sunderland dan Swansea City yang masih berusaha lepas dari degradasi. Mungkin satu-satunya lawan sisa Leicester yang sudah tak punya tanggungan apapun adalah Everton.
Tidak, kami tidak akan memenangi gelar juara tersebut. Kami berjuang untuk bisa masuk ke Eropa musim depan. Itu saja, jelas Ranieri dalam wawancaranya dengan Italia Uno.
Jika ditelisik, sebenarnya pernyataan Ranieri tersebut memang meragukan. Rasanya tidak ada manajer, pemain, klub, atau fans manapun yang tidak ingin menjadi juara ketika kesempatan itu benar-benar ada. Dan dalam sejarahnya juga sudah banyak klub medioker yang justru berhasil menjadi juara.
Barangkali Ranieri hanya mengikuti jejak Roberto Mancini ketika membawa Manchester City juara Premier League tahun 2012 lalu. Saat itu Mancini berujar bahwa gelar akan menjadi milik United meski kemudian ada salah seorang pemainnya yang mengatakan bahwa di ruang ganti, Mancini benar-benar memotivasi pemainnya bahwa mereka bisa menjadi juara. Ya, dengan kata lain, Mancini atau Ranieri kini hanya berusaha untuk menghindarkan beban berat di pundak pemainnya.

montgomerycounty-maid-cleaning-service.com situs poker Sumber: Sidomi