Edy Rahmayadi Pimpin PSSI, Ini Sikap DPR-RI

Lantas, bagaimana sikap DPR-RI terkait posisi baru Edy Rahmayadi yang juga Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu sebagai orang nomor satu di PSSI?
Kongres PSSI di Ancol menghasilkan kepengurusan baru yang terdiri dari Edy Rahmayadi (Ketua Umum), Joko Driyono dan Iwan Budianto (Wakil Ketua Umum), serta jajaran anggota Exco yakni Hidayat, Yunus Nusi Condro Kirono, Gusti Randa, Pieter Tanuri, Juni A. Rahman, AS Sukawijaya, Tjan Lin Eng, Refizal, Dirk Soplanit, Very Mulyadi, dan Papat Yunisal.
Komisi X DPR-RI yang membidangi Olahraga, Pariwisata, Pendidikan dan Kebudayaan ini menyampaikan sikap resminya terkait terpilihnya kepengurusan baru PSSI, yaitu sebagai berikut:
Selamat atas terselengaranya Kongres PSSI 2016 yang berjalan dengan aman dan tertib di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (10/11/2016) dengan agenda pemilihan ketua umum dan jajaran Anggota Eksekutif.
Kami Keluarga Besar Komisi X mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Bapak Edy Rahmayadi, Joko Driyono, Iwan Budianto sebagai Ketum dan Waketum PSSI serta Anggota Eksekutif yang terpilih untuk periode 2016-2020.
Mencermati kondisi terakhir PSSI sebelum terselenggaranya Kongres di Ancol, kepengurusan PSSI selalu disertai dinamika organisasi yang berujung pada konflik internal atau dengan pihak ketiga. Untuk itu, kami berharap:
Para pengurus yang baru terpilih benar-benar menjalankan amanah dengan menjalankan organisasi sesuai dengan aturan yang berlaku dan segera menyiapkan program-program unggulan untuk peningkatan prestasi sepak bola Indonesia kedepannya.
PSSI dan anggotanya mampu memupuk kebersamaan sehingga organisasi PSSI solid serta kuat untuk menjalankan program-program peningkatan prestasi.
Semua pengurus terpilih mampu mencari penyelesaian masalah yang timbul dengan cara musyawarah dan mufakat agar kendala yang ada nantinya tidak menjadi besar dan melebar ke hal-hal lain.
Sesuai dengan UU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) Tahun 2005, pemerintah bertanggungjawab atas pengawasan dan pelaksanaan keolahragaan nasional. Untuk itu PSSI sebagai induk Cabang Olahraga (Cabor) yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) harus menjaga hubungan harmonis dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora) agar program-program yang dimiliki PSSI bisa berjalan dengan baik dan didukung pemerintah.
Dalam waktu dekat ini, Indonesia akan berpartisipasi dalam dua even internasional yakni SEA GAMES 2017 dan sebagai tuan rumah ASIAN Games 2018, diharapkan PSSI segera menyiapkan diri untuk mendukung pelaksanaan kedua event itu tentu dengan torehan prestasi yang membanggakan.
Komisi X DPR-RI siap memberikan dukungan moril kepada PSSI tentunya dengan koordinasi dengan pihak Kemenpora.

montgomerycounty-maid-cleaning-service.com togel maya Sumber: Sidomi