Cristiano Ronaldo Cuma Jago Bobol Tim Lemah, Mandul Lawan Tim Elite?

Pasalnya, 42 persen dari total gol Ronaldo di Liga Spanyol, terjadi ketika ia berjumpa Los Periquitos.
Menjadi Cristiano Ronaldo memang serba salah. Ketika tidak mencetak gol, akan ada nada sumbang tentang usianya yang sudah tidak muda lagi. Namun ketika mampu membukukan hattrick sekalipun, sang bintang Real Madrid tetap dipandang miring. Musim ini Ronaldo mengoleksi 19 gol, sejajar dengan Luis Suarez di puncak pichichi, top skor Liga Spanyol.
Untuk pemain berusia 31 tahun yang dianggap sudah melewati masa emas, rekor gol Cristiano Ronaldo sangatlah impresif. Hanya saja, jika melihat bagaimana gol-gol tersebut tercipta mungkin ucapan CR7 tak lagi terlalu tajam, ada benarnya. 8 dari 19 gol tersebut, setara dengan 42 persen, dijejalkan ke gawang Espanyol. Lima di putaran pertama dan tiga pada Senin (1/2) dini hari.
Selebihnya, ketika bertemu dengan tim-tim elite, CR7 selalu bermasalah. Ia tidak mencetak gol ke gawang Barcelona, Sevilla, dan Villarreal. Dalam tiga laga tersebut, Real Madrid kalah. Ronaldo juga tidak membukukan gol saat berjumpa Athletic Bilbao meski timnya menang, lalu tidak juga saat bersua Atletico Madrid ketika Los Blancos memetik satu poin.
Selain 8 gol ke gawang Espanyol, rincian gol Cristiano Ronaldo terlihat dari dua gol ke gawang Rayo Vallecano, Sporting Gijon, dan Real Sociedad. Juga, satu gol melawan Levante, Celta Vigo, Las Palmas, Eibar, dan Getafe. Semua terjadi dalam laga yang 100 persen dimenangi oleh Real Madrid.
Mengenai penampilan Cristiano Ronaldo, Zinedine Zidane berkomentar, Kita terbisa melihat Cristiano mencetak gol, sehingga ketika ia tidak membukukan hatrick, banyak yang mengira ada kesalahan. Cristiano adalah pemain yang sangat efektif, ia memiliki ambisi luar biasa, dan selalu ingin mencetak gol untuk tim. Bukan masalah jika ia tidak mencetak gol.

montgomerycounty-maid-cleaning-service.com togel maya Sumber: Sidomi