Wawan Kuswandi, Sopir Bus Persib Selama 14 Tahun

Selama empat belas tahun Wawan Kuswandi melakoni pekerjaan sebagai sopir bus Persib. Berbagai suka dan duka pun tentu pernah ia rasakan. Menurut pria asal Bandung 20 Oktober 1964 ini, banyak pengalaman yang ia dapat selama menjadi sopir bagi tim Maung Bandung. Warga Lembang, Kabupaten Bandung Barat ini, sebelum memegang kemudi bus Pangeran Biru, bekerja sebagai sopir bus SSB IPI Setiabudi. Sebelumnya lagi, ia bekerja sebagai sopir bus jurusan Bandung-Jakarta hampir 20 tahun lamanya. “Saya menjadi sopir angkutan umum dari tahun 1988 sampai 1997. Kemudian H Taufik Faturahman atau pemilik SSB IPI yang juga pengurus Persib meminta saya menjadi sopir bus di Persib,” ucap Ayah dua anak ini kepada Persib.co.id , Kamis (18/7) malam. Wawan, begitu ia akrab disapa mengaku tegang dan was-was apabila membawa rombongan tim kesayangannya memasuki wilayah Jakarta, meski pun tidak sampai masuk stadion. Berbeda halnya dengan wilayah lainnya, dimana sambutan dan iring-iringan sering ia dapatkan saat membawa rombongan tim. Selama mengantar rombongan Persib, Wawan mengaku harus selalu siap, bahkan sejak awal bergabung dan memegang kemudi hingga saat ini, ia belum pernah absen mengantar tim. Selama itu pula bus kesayangannya belum pernah ngadat kala membawa rombongan tim. “Tidak hanya di Bandung saja. Keluar Bandung pun sering, bahkan jika Persib sedang ada tur di Jawa Tengah atau Jawa Timur pasti selalu memakai bus ini. Tapi yang selalu membuat saya tegang ketika diminta menjemput ke bandara, memasuki kawasan Jakarta selalu menegangkan,” bebernya. Wawan pun merasa nyaman dengan pekerjaanya saat ini. Sebab dirinya dapat diterima baik oleh seluruh ofisial dan pemain. Tidak ada yang diistimewakan atau dikucilkan oleh semuanya. Bahkan tidak jarang, Wawan bercanda atau sekedar ngobrol bareng bersama semuanya. “Ada juga dukanya menjadi sopir bus Persib. Saat kalah, ya harus siap menjadi yang pertama kena cerca atau makian warga langsung. Meski seperti itu saya tetap bangga dan senang menjadi sopir bus Persib,” tegasnya. Kejadian perusakan bus yang membawa rombongan Persib saat menuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menghadapi Persija Jakarta, 22 Juni silam, memang bukan sosok Wawan yang mengemudikan. Namun, menurut Wawan, bila dirinya berada di dalam bus akan terasa tegang sekali. “Walau saat itu bukan saya, namun bisa dibayangkan bagaimana tegangnya saat itu,” ungkapnya. *** Sumber: Persib.co.id

Sumber: Bola.net