Dinas Kesehatan Lampung Akui Akreditasi Puskesmas Terkendala SDM

BANDAR LAMPUNG — DARI 295 Puskesmas yang ada di Provinsi Lampung, baru 64 Puskesmas yang lolos penilaian tim akreditasi. Hal tersebut disebabkan berbagai faktor, salah satunya belum siapnya puskesmas untuk dinilai. “Ini menjadi pekerjaan rumah kami, untuk bekerja lebih aktif dalam mempersiapkan fasilitas dan sarana prasaran penunjang dalam menuju akreditasi secara menyeluruh tahun 2019 mendatang,” kata Kasubag Humas Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Asih Hendrastuti, Jumat (23/12/2016). Dari 34 provinsi se-Indonesia, kata dia, tim akreditasi yang tersedia hanya sebanyak 104 tim, dengan rincian satu tim 3 orang. Sementara, dalam satu Provinsi memiliki kurang lebih 200-300 puskesmas. “Untuk tim yang ditunjuk asal Lampung, ada 4 Tim termasuk saya dan Ibu kepala dinas. Ini kelemahan kita semua,” kata dia. Menurut Asih, dalam perencanaannya Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengajukan 88 puskesmas untuk dinilai, tapi hingga Desember ini hanya 77 puskesmas yang mempersiapkan diri. Namun, hanya 64 puskesmas yang dapat dinilai. Dari 64 puskesmas tersebut, baru 12 puskesmas yang hasil penilaiannya sudah dirilis oleh Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Kementerian Kesehatan RI, di antaranya Puskesmas Yosomulyo Metro, (Kategori Paripurna). Puskesmas Sumber Sari Bantul Metro (kategori utama), Puskesmas Rajabasa Indah Bandar Lampung (Kategori Madya), Puskesmas Kedaton Bandar Lampung (kategori utama), Puskesmas Satelit Bandar Lampung (kategori utama), Puskesmas Susunan Baru Bandar Lampung (kategori utama), dan Puskesmas Sumur Batu Bandar Lampung (kategori madya). Kemudian, Puskesmas Kalirejo Lampung Tengah (kategori dasar), Puskesmas Sidomulyo Lampung Selatan (kategori madya), Puskesmas Raman Utara Lampung Timur (kategori madya), Puskesmas Margototo Lampung Timur (kategori madya), dan Puskesmas Labuhan Maringgai Lampung Timur (kategori madya). Asih menjelaskan akreditasi merupakan salah satu bentuk komitmen Dinkes dalam peningkatan kualitas puskesmas. “Puskesmas menjadi kepanjangan tangan kami di masyarakat, yang membantu masyarakat yang sakit dapat menjadi sehat dan yang sehat dapat mempertahankan kondisi tubuhnya tetap sehat melalui berbagai program yang dijalankan,” tegasnya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli mengaku pihaknya tetap optimistis kedua belas puskesmas yang sudah dilakukan survei akreditasi akan lolos dan mendapat kategori penilaian yang sesuai harapan. Tweet Penulis : Umar Wirahadikusuma Editor : Padli dibaca : 70046 Kali

Sumber: Lampost.co