Wolfgang Pikal Melatih Arema Indonesia

Agen Bola 338 , Malang – Klub Arema Indonesia versi Rendra Kresna mengontrak Wolfgang Pikal, bekas asisten pelatih tim nasional senior Indonesia, sebagai pelatih kepala Arema Indonesia. “Kontraknya resmi ditandatangani Rabu, 23 November 2011 malam,” kata Sudarmaji alias Darmaji, juru bicara Arema kubu Rendra, Kamis, 24 November 2011. Pikal direkrut berdasarkan hasil evaluasi persiapan skuad Singo Edan menuju Liga Super Indonesia yang dijadwalkan dimulai 1 Desember mendatang. Ada beberapa kandidat, tapi Pikal lah yang dipilih melatih Marcio Souza dan kawan-kawan. Pilihan ini didukung penuh Aremania, suporter fanatik Singo Edan. Kemampuan Pikal sebagai pelatih bisa diukur dari 20 sertifikat kepelatihan yang dipunya pelatih kelahiran Wina, Austria, 1 November 1967, itu. Sertifikat kepelatihan bergengsi yang dipunyainya antara lain, sertifikat lisensi B Asosiasi Sepakbola Uni Eropa (UEFA) dan sertifikat KNVB (Koninklijke Nederlandse Voetbal Bond atau atau Asosiasi Sepakbola Belanda). Pikal saat ini masih melatih tim yunior di Akademi Real Madrid di Bali. “Kita sudah tahu reputasi dia. Bukti kemampuannya bisa dilihat saat bersama Riedl di kompetisi Piala AFF 2010. Asisten pelatih dipercayakan pada Joko Susilo,” kata Sudarmaji Pikal mengaku senang sudah meneken kontrak dengan Arema. Fanatisme Aremania menjadi alasan utama Pikal menerima lamaran dari manajemen Arema LSI yang berkantor di Jalan Sultan No. 9, Kota Malang, itu. “Arema dengan suporter fanatiknya adalah klub terbesar di Indonesia. Ini klub yang top. Itu bukan menjadi rahasia umum lagi,” kata Pikal. Pikal mengaku persiapan Arema perlu dimantapkan karena jadwal LSI sudah dekat sekali. Ia segera menyusun program percepatan persiapan, salah satunya program jangka pendek dengan menggelar pemusatan latihan pekan depan di Kota Batu. Bila Arema kubu Rendra masih terus mematangkan persiapan, Arema kubu Ketua Yayasan Arema Muhamad Nur justru sudah mengumumkan skuad yang akan berlaga di ajang Liga Prima Indonesia (LPI) pada Rabu siang kemarin. Sebanyak 26 pemain—minus Kurnia Meiga Hermansyah dan Hendro Siswanto yang masih di Jakarta bersama tim nasional U-23 SEA Games—serta tim pelatih (pelatih kepala asal Bosnia-Herzegovina, Milomir Seslija alias Milo; asisten pelatih Abdurrahman Gurning, pelatih fisik asal Serbia, Dusan Momcilovic alias Dule; dan pelatih kiper Hendri Koto hadir dan diperkenalkan satu per satu. Dalam sambutannya, pendiri Arema, Lucky Adrianda Zainal, menegaskan tidak ada dua Arema walau faktanya ada Arema kubu Rendra Kresna yang memilih ikut Liga Super Indonesia. Aremania sejatinya pendukung klub Arema. Kehadiran Arema untuk mempersatukan. “Arema itu pada dasarnya tetap satu. Jika ada dua atau tiga, maka justru Arema itu sedang berkembang. Silakan Aremania datang ke (Stadion) Gajayana (kandang Arema LPI. Jika ingin ke (Stadion) Kanjuruhan (kandang Arema LSI) silakan. Tak ada yang melarang karena jika ada dua Arema menjadi juara (di LPI dan LSI), maka publik Indonesia bakal menengok ke sini karena Malang memang sudah jadi barometer persepakbolaan Indonesia,” kata Lucky. Seusai acara, 24 pemain dan tim pelatih langsung berangkat ke Surabaya untuk menjalani laga tandang perdana ke Jayapura untuk melawan tuan rumah Persipura pada Jumat besok. ABDI PURMONO

Sumber: Tempo.co