Asuransi Usaha Tani Padi Melindungi Petani di Banyuwangi

Agen Bola 338 Banyuwangi – Sebanyak 1.803 petani di Kabupaten Banyuwangi telah mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), sejak diluncurkan awal Januari 2016. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, pihaknya terus mendorong petani mengikuti program ini untuk melindungi usaha taninya. AUTP, lanjut dia, akan menjamin kesejahteraan petani karena risiko gagal panen dijamin pemerintah. Asuransi ini harus disosialisasikan kepada seluruh petani secara tepat. Sehingga pelaksanaannya pun tepat sasaran. “Banyak program pemerintah pusat yang sangat bagus, namun implementasinya perlu dukungan pemerintah daerah (Pemda) secara penuh, seperti asuransi pertanian ini. Kami sangat mendukung penuh dengan membantu sosialisasi, mengawal di lapangan agar tepat sasaran, termasuk mengerahkan tenaga dan penyuluh di lapangan,” kata Anas saat menyerahkan secara simbolis asuransi kepada perwakilan petani, di Banyuwangi, Senin (19/9). Salah seorang petani Banyuwangi yang sudah merasakan manfaat dari asuransi ini adalah Farid Junaidi. Petani asal Kertosari, Banyuwangi ini, mengaku baru mengasuransikan satu hektar sawahnya pada 10 Agustus lalu. Baru lima belas hari mendaftar, tanaman padinya diserang hama hingga kerusakannya mencapai 75 persen dari lahan tanam yang dia miliki. “Saya segera lapor ke PT Jasindo dan pengamat hama. Mereka langsung survei ke lapangan. Selang beberapa hari, klaim asuransinya langsung ditransfer ke rekening saya. Prosesnya mudah dan cepat,” ujar anggota kelompok tani Dewi Sri 2 Kelurahan Kertosari ini. Klaim yang diterima Farid sebesar Rp 6 juta karena lahan yang diasuransikan sebesar satu hektar. Farid mengakui ketertarikannya mengikuti program ini lantaran sifat perlindungan dari asuransi ini. “Daripada uang untuk beli rokok, mending saya buat asuransi. Murah, hanya Rp 36.000 tapi sudah bisa menjamin hasil sawah kita,” ujar Farid. Kepala Distanhutbun Banyuwangi, Ikrori Hutando, menambahkan, Kementerian Pertanian (Kemtan) menargetkan jangkauan AUTP pada tahun 2016 di Banyuwangi seluas 9.978 hektar. Adapun realisasi AUTP hingga September 2016 seluas 1.020,53 hektar. “Hingga akhir tahun 2016, kami optimistis target tersebut bisa tercapai. Petani akan terus kami dorong untuk mengikuti progtam ini,” ujar Ikrori. Dijelaskan Ikrori, realisasi AUTP di Banyuwangi seluas 1.020,53 hektar atau 7,52 persen dari luas tanam padi umur 1-2 bulan saat ini di Banyuwangi yang seluas 13.567 hektar. Luas yang tercover AUTP tersebut meliputi 13 kecamatan dan diikuti sebanyak 1.803 petani dari 75 kelompok tani. “Total nilai pertanggungan asuransinya Rp 6.123.205.200. Rinciannya, nilai premi subsidi pemerintah Rp 146.956.924,80 dan nilai premi swadaya yang dibayar petani Rp 36.739.231,20,” pungkas Ikrori. Feriawan Hidayat/FER BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu